DEMI!,

Posted: September 4, 2012 in puisiku, Story Of Life, Uncategorized
Tags: , , ,

Demi,

Aku benci, harus mengakui
Ku tepis lebih dari semua manis nikmat duniawi
Untuk setiap getir dan pahitmu.

Demi,

Aku mencintamu bukan karena akibat
Sebablah, yang membuat ku tulus padamu mengikat.

Demi,

Bahkan, lara mu menjadi mulia bagiku untuk menyeka
Bahkan, sedih mu menjadi ikhlas padaku untuk menderma
Bahkan, pada setiap tetes airmata mu, menjadi suci untukku memelukmu, menggadai senyumku.

Demi,

Bila mungkin Aku bukan terbaikmu,
Biarlah Kau sempurna menjadi Akhirku.

Demi!,

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s