Posts Tagged ‘PUJANGGA’

– MASIH DAN SELALU-

Posted: May 10, 2014 in Uncategorized
Tags: , , ,

Maka berlalu lah sudah.

Kecemasan 1095 hari yang lalu.

Saat ragu sempat deru menggebu,

mampukah tetap bersama bertarung dengan waktu.

 

Masih.

Tetap bersama, Kau dan Aku.

Hari ini seperti 3 tahun yang lalu.

 

Tak sedikit kau berlapang dada,

menghadapi mau dan inginku,

masih Aku yang Kau mau, selalu.

 

Tak jarang, ku bersabar sekuat tenaga

pada keras kepala dan amarah yang kau punya,

masih Kau yang Ku mau, selalu.

 

Masih,

Kau yang ku rindu, meski setiap hari lagi-lagi kau yang ku lihat selalu.

 

Selalu,

padamu ku bercerita, tentang segala keluh kesah.

Selalu,

Aku yang kau tuju, tuk meyakinkanmu, mengusir ragumu.

 

Atas segala perih dan tangis

Atas semua tawa dan suka cita

Untuk setiap luka dan sakit hati

dan demi seluruh rasa cemburu, godaan selingkuh dan tak pernah padamnya rindu.

 

3 tahun ini mendewasakan Aku dan Aku.

Masih Kau untukku dan selalu Aku untukmu.

 

21 April 2014

Arie Pr

E-MAIL UNTUK TUHAN

Posted: May 10, 2014 in Uncategorized
Tags: , , ,

Jakarta, 27 Juni 2013

 

Kepada,

YME Tuhan

Di tempat.

 

Hai Tuhan,

Maaf, belakangan Aku sering sibuk dengan semua tentang-ku

Hingga lupa, pada akhirnya semua adalah tentang-MU.

 

Hai Tuhan,

Akhir-akhir ini, Aku sering teringat pada-MU

Mungkin Kau rindu padaku, atau mungkin sebentar lagi waktuku.

 

Hai Tuhan,

Aku tahu,

Lidah ini tak sering lagi melafazkan asma-MU

Tangan ini terlalu lelah bekerja, hingga siku ku lupa akan takbir dan iftitah

Punggung ini terlalu lelah berkarya hingga lupa rukuk dan I’tidal, lupa pada Agung-MU lupa memuji -Mu sepenuh langit dan bumi.

Lutut ini terlalu sering ku luruskan hingga tak sempat menekuk, meluhurkan –MU dalam dua sujudku.

Kaki ini terlalu sering melangkah tanpa arah, hingga lupa menyimpuh diantara rakaatmu.

Kepala ini begitu semangat mendongak, hingga lupa merebahkan kesombongan dalam sujud dan tahyiat .

 

Hai Tuhan,

Meski demikian, Kau Maha Tahu.

Ada segumpal darah yang mutlak masih milik-MU,…Imanku.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DIA YANG HANYA AKAN MENDEKAT

Posted: May 10, 2014 in puisiku
Tags: , , ,

Dari hari yang tak pernah bermula
Hingga hari yang tak pernah berakhir
Ada kepastian yang tak tahu pasti
Yang mau tak mau akan kita tuju.

Aku, berIman pada Akhir-Mu
Meski di perjalanan, titahMU, tak selalu menjadi haluanku.

Waktu, bila saat itu akan tiba.
Tibalah pada masanya.
Menjauh tak ada guna
Karena dia tahu pasti arah.

Ketika harus aku menyerah,
Bukan karena tak berdaya
Sederhana karena iman dan percaya.

Saat waktu ku mendahului waktumu
Kenanglah aku dalam tawa,
Dalam ceria,
Dalam suka cita.

Aku mungkin tak cukup kuat mendampingi hingga di sana
Namun hingga saat ku tiba, ku kuatkan segalanya.
Mendekat ku dalam kejauhan, menjauh ku dalam kedekatan.
-10 May 2014-